ketulusan

sudahlah,
aku letih dengan semua sandiwara ini,
aku terlalu penat untuk melanjutkan kepura-puraan ini

sebenarnya aku mengerti,
kalian hanya tersenyum bersamaku saat kalian membutuhkanku
saat kalian tak lagi membutuhkan ku kalian tetap tertawa
tapii...
kalian tertawa kepadaku,
bukan bersamaku.

hatiku sakit,
sakit sekali,
lebih sakit dari belati yang nyaris ku tancapkan pada perutku
lebih sakit dari pisau yang nyaris mengiris nadiku.

yaa tuhan...
kapankah hamba-Mu ini bisa mendapatkan ketulusan..???
ketulusan yang tanpa pamrih,
ketulusan yang tidak menuntut imbalan,
ketulusan yang selalu ada
walau nantinya akan berpisah.
byCFE

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Posting Komentar